kunci utama yang membuat ia
makmur adalah banyak relasi dan keberanian
Mengajarkan sejak dini ke anak, untuk mulai berbisnis.
Sejak kecil, Carlos sudah diajarkan ayahnya berbisnis.
Ia memulai karier bisnisnya pada usia 10 tahun,
dengan menjual permen dan minuman kepada
keluarganya.
"Ia mengajarkanku keberanian, dan memotivasiku
untuk tetap maju meski Meksiko dilanda krisis," tutur
Carlos memuji sang ayah.
cukup dengan jaminan ATM dan nomor
PIN-nya. Supaya saling percaya, fair, sama-sama
aman, dibuatlah perjanjian tertulis. "Begitu gajian
kami yang ambil uangnya di bank. Setelah dipotong
untuk bayar pinjaman, sisanya diserahkan kepada
yang punya,"
pihaknya juga menjalin kerja sama dengan
orang yang ditokohkan – dihormati atau punya
peranan di pabrik, dijadikan sebagai koordinator.
"Tentu saja dapat honor bulanan dan fee. Dengan
cara seperti ini, alhamdulillah hampir 1 tahun dana
yang disalurkan aman.
"Justru lebih aman memberi pinjaman kepada
karyawan pabrikan yang bukan anggota koperasi,"
kata Komar.
Tetapi dengan karyawan
pabrik, seleksinya sangat ketat. Diselidiki, dia
banyak utangnya atau tidak. Perilakunya seperti apa,
dan sebagainya. Itu tugas koordinator. "Kerja saya
sudah diamankan," urai Komar
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Seputar curhatan, kata-kata bijak, rencana, planning, visi, misi, bisnis, kata-kata penyemangat jiwa, motivator, persembahan, diary, bahan evaluasi diri, kata-kata mutiara, bisnis dan investasi, kejasama, peluang usaha, bisnis plan, hobi, kegiatan, aktivitas, target,
Sabtu, 09 Juni 2012
Minggu, 06 Mei 2012
Keinginan
Yg punya keinginan tp tdk bertindak
Menghawatirkan yg bukan urusannya
Meragukan yg seharusnya diyakini,mengakhirkan yg seharusnya didahulukan.
Cek kl power low bat, cek apakah menggunakan power yg tdk perlu.
Jodoh dipilihkan tuhan pada kondisi saat itu!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Menghawatirkan yg bukan urusannya
Meragukan yg seharusnya diyakini,mengakhirkan yg seharusnya didahulukan.
Cek kl power low bat, cek apakah menggunakan power yg tdk perlu.
Jodoh dipilihkan tuhan pada kondisi saat itu!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Jumat, 04 Mei 2012
Kunci sukses
untuk menjadi seseorang yang terbuka, berpikiran
positif, tepat waktu, tidak pernah putus asa, dan
selalu bertindak lebih dari biasanya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
positif, tepat waktu, tidak pernah putus asa, dan
selalu bertindak lebih dari biasanya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sabtu, 28 April 2012
Hawa nafsu
Perenungan tentang hawa nafsu
Kejadiannya badan kita adalah dari 'Hawa Nafsu',
yakni ketika Adam dan Hawa memakan Buah Pohon
Terlarang, dalam hal ini tertarik untuk melakukan
persetubuhan.
Badan kita adalah 'tempat tertutup' yang memuat
'Air' ( Hidup ). Kebocoran 'Tempat tertutup' itu
mengakibatkan timbulnya Rasa Lapar dan haus.
Kebocoran itu, jika dibiarkan akan menyebabkan '
Panas ' yang bisa mengeluarkan 'Air '( Hidup ) dari
Lempung ( Air bercampur tanah ), sehingga
lempung kembali menjadi tanah yang kering ( Mati ),
dan 'Air' , dengan bantuan Energi / daya panas
Matahari menguap ke langit dan 'siap' turun kembali
sebagai hujan.
Yang mencari 'Air' ( Hidup ) itu adalah 'Hajar' yang
arti istilahnya 'Orang yang hijrah'. Oleh sebab itu,
jika ingin menemukan 'Air' hidup dan
menghidupkan, harus hijrah ( bergerak , berputar,
berubah ) dan tetap di dalam Hijrahnya, serta harus
'berjuang', karena dalam perubahan tersebut
memerlukan Daya / energi.
Bapak kita adalah langit ( Air ) dan Ibu kita adalah
bumi ( Tanah ), mereka menikah, yang mengikat
adalah ' Rasa ' ( Rasa kedirian ; keberadaan ; Rasa
'Aku' ), bentuknya adalah Muhammad ;
Mim ( ﻡ ) : Kepala.
Ha' ( ﺡ ) : Tangan.
Mim ( ﻡ ) : Badan.
Dal ( ﺩ ) : Kaki.
Medianya adalah Cahaya, karena jika tanpa media,
meskipun ada Bentuknya, namun tidak akan
nampak / terlihat ( terwujud )
Apabila kita ' memanaskan ' badan / jasmani kita
dengan cara ' menahan Hawa Nafsu ' ( Keinginan ),
maka 'tempat tertutup' kita akan 'Terbuka' dan
'tempat tertutup'itu akan berbadan sukma
( diselimuti hidup ).
Karena berbadan Sukma, mengheningkan Puja
Ghaib, yang dipuji memuji, yang dilihat melihat,
melakukan Inter komunikasi, gerak dan diam
menyatu….
'Panas' yang dihasilkan dari 'Menahan Hawa
Nafsu' ini, bisa membuka Tabir, Rahasia Besar yang
terkandung pada setiap awal / permulaan sesuatu,
semisal panasnya tubuh ayam betina ketika
mengerami telurnya. Yang semula berbentuk telur
( Rahasia ), kemudian menjelma menjadi seekor
anak ayam yang lengkap dengan piranti hidupnya
( Paruh, mata, kaki, dsb.. ).
Hidupnya 'Hawa Nafsu' ( Cangkok Ruh ), itu
seumpama Benalu yang hidup menumpang
( Parasit ; menumpang yang merugikan ) pada
sebuah pohon. Jika pohon yang ditumpanginya mati,
maka benalu itu belum tentu mati, karena sedikit
atau banyak, biji benalu tersebut akan
'Bergentayangan' mencari pohon-pohon yang lain,
dan tidak mustahil pohon yang menjadi 'sasaran'nya
itu, bukanlah dari jenisnya ( Bisa Jenis hewan,
tumbuhan, atau benda-benda ).
Sedangkan pohon yang ditumpangi benalu
tersebut, secara kodrati berkembang biak dengan
'Biji Hidup' ( Nur Muhammad ), yang tumbuh di
Bumi ( Badan ) melalui proses ' Jatuh ' atau ' Sujud '.
Biji benalu amat ringan, dan berkarakter mudah
tertiup angin ( atau bahkan seperti angin ), untuk
dapat mudah 'terbang' menuju pohon-pohon yang
akan dijadikan tumpangannya, yakni pohon-pohon
yang memiliki kecenderungan yang sama dengan
sifat-sifat benalu tersebut. Sehingga dapat dikatakan
bahwa Biji Benalu tersebut 'tidak sudi turun / sujud
kepada tanah / Adam' !!atau sering diistilahkan
dengan Iblis.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kejadiannya badan kita adalah dari 'Hawa Nafsu',
yakni ketika Adam dan Hawa memakan Buah Pohon
Terlarang, dalam hal ini tertarik untuk melakukan
persetubuhan.
Badan kita adalah 'tempat tertutup' yang memuat
'Air' ( Hidup ). Kebocoran 'Tempat tertutup' itu
mengakibatkan timbulnya Rasa Lapar dan haus.
Kebocoran itu, jika dibiarkan akan menyebabkan '
Panas ' yang bisa mengeluarkan 'Air '( Hidup ) dari
Lempung ( Air bercampur tanah ), sehingga
lempung kembali menjadi tanah yang kering ( Mati ),
dan 'Air' , dengan bantuan Energi / daya panas
Matahari menguap ke langit dan 'siap' turun kembali
sebagai hujan.
Yang mencari 'Air' ( Hidup ) itu adalah 'Hajar' yang
arti istilahnya 'Orang yang hijrah'. Oleh sebab itu,
jika ingin menemukan 'Air' hidup dan
menghidupkan, harus hijrah ( bergerak , berputar,
berubah ) dan tetap di dalam Hijrahnya, serta harus
'berjuang', karena dalam perubahan tersebut
memerlukan Daya / energi.
Bapak kita adalah langit ( Air ) dan Ibu kita adalah
bumi ( Tanah ), mereka menikah, yang mengikat
adalah ' Rasa ' ( Rasa kedirian ; keberadaan ; Rasa
'Aku' ), bentuknya adalah Muhammad ;
Mim ( ﻡ ) : Kepala.
Ha' ( ﺡ ) : Tangan.
Mim ( ﻡ ) : Badan.
Dal ( ﺩ ) : Kaki.
Medianya adalah Cahaya, karena jika tanpa media,
meskipun ada Bentuknya, namun tidak akan
nampak / terlihat ( terwujud )
Apabila kita ' memanaskan ' badan / jasmani kita
dengan cara ' menahan Hawa Nafsu ' ( Keinginan ),
maka 'tempat tertutup' kita akan 'Terbuka' dan
'tempat tertutup'itu akan berbadan sukma
( diselimuti hidup ).
Karena berbadan Sukma, mengheningkan Puja
Ghaib, yang dipuji memuji, yang dilihat melihat,
melakukan Inter komunikasi, gerak dan diam
menyatu….
'Panas' yang dihasilkan dari 'Menahan Hawa
Nafsu' ini, bisa membuka Tabir, Rahasia Besar yang
terkandung pada setiap awal / permulaan sesuatu,
semisal panasnya tubuh ayam betina ketika
mengerami telurnya. Yang semula berbentuk telur
( Rahasia ), kemudian menjelma menjadi seekor
anak ayam yang lengkap dengan piranti hidupnya
( Paruh, mata, kaki, dsb.. ).
Hidupnya 'Hawa Nafsu' ( Cangkok Ruh ), itu
seumpama Benalu yang hidup menumpang
( Parasit ; menumpang yang merugikan ) pada
sebuah pohon. Jika pohon yang ditumpanginya mati,
maka benalu itu belum tentu mati, karena sedikit
atau banyak, biji benalu tersebut akan
'Bergentayangan' mencari pohon-pohon yang lain,
dan tidak mustahil pohon yang menjadi 'sasaran'nya
itu, bukanlah dari jenisnya ( Bisa Jenis hewan,
tumbuhan, atau benda-benda ).
Sedangkan pohon yang ditumpangi benalu
tersebut, secara kodrati berkembang biak dengan
'Biji Hidup' ( Nur Muhammad ), yang tumbuh di
Bumi ( Badan ) melalui proses ' Jatuh ' atau ' Sujud '.
Biji benalu amat ringan, dan berkarakter mudah
tertiup angin ( atau bahkan seperti angin ), untuk
dapat mudah 'terbang' menuju pohon-pohon yang
akan dijadikan tumpangannya, yakni pohon-pohon
yang memiliki kecenderungan yang sama dengan
sifat-sifat benalu tersebut. Sehingga dapat dikatakan
bahwa Biji Benalu tersebut 'tidak sudi turun / sujud
kepada tanah / Adam' !!atau sering diistilahkan
dengan Iblis.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Senin, 09 April 2012
Tip melahirkan
ak sengaja selama mgkn bertahan d rmh (tmpt yg bkin kita mrasa nyaman), klo buru2 k rmh skt, takut kburu tegang krn efek horor ruang persalinan :))
trs pas bukaan 5 berendem d bak air hangat, katanya bs bkin jalan lahir lbh lentur + ngompress muka pk handuk air es buat ngurangin ketegangan + nyiumin sabun mandi buat aromaterapi :D
Trs pas sakitnya nambah, ak periksa sendiri bukaannya, jariku udah bs megang kepalanya, yaudah buru2 pk baju berangkat k rmh skt, ternyata betul, nyampe sana lgsg msk ruang persalinan & lahir..untung ga brojol di taksi, wkwkwwkwk
Powered by Telkomsel BlackBerry®
trs pas bukaan 5 berendem d bak air hangat, katanya bs bkin jalan lahir lbh lentur + ngompress muka pk handuk air es buat ngurangin ketegangan + nyiumin sabun mandi buat aromaterapi :D
Trs pas sakitnya nambah, ak periksa sendiri bukaannya, jariku udah bs megang kepalanya, yaudah buru2 pk baju berangkat k rmh skt, ternyata betul, nyampe sana lgsg msk ruang persalinan & lahir..untung ga brojol di taksi, wkwkwwkwk
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Jumat, 16 Maret 2012
Keluarga kecil
Ya Allah, keluarga kecil kami butuh bantuanMu. Tolong Ya Allah, bantu kami.
Dulu Usaha kami merugi.
Tp aq tak kan pernah pantang arang tuk menyerah. Berkati kami di usaha yg baru kami. Beri selalu kemudahan kami dlm mendapatkan rezeki Mu ya Allah.
Jauhkan dari segala kendala, dan hambatan ya Allah.
Penuhi kami punya target dan tujuan.
Saya tau saya lalai ya Allah. Maafkan segala kelalaian dan kecerobohan ini. Hanya dengan kuasaMu, maka segala urusan menjadi mudah untuk kami.
Amien..amien ya Allah.
Terimakasih Kau telah kabulkan segala pinta keluarga kami.
Terimakasih ya Allah... Terimakasih.
Alhamdulilah sungguh nikmat yg kau beri ke keluarga kami.sangat berarti. Dan aq selalu bersyukur, sedikit pun dari Mu terasa besar bagi keluarga ini.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Dulu Usaha kami merugi.
Tp aq tak kan pernah pantang arang tuk menyerah. Berkati kami di usaha yg baru kami. Beri selalu kemudahan kami dlm mendapatkan rezeki Mu ya Allah.
Jauhkan dari segala kendala, dan hambatan ya Allah.
Penuhi kami punya target dan tujuan.
Saya tau saya lalai ya Allah. Maafkan segala kelalaian dan kecerobohan ini. Hanya dengan kuasaMu, maka segala urusan menjadi mudah untuk kami.
Amien..amien ya Allah.
Terimakasih Kau telah kabulkan segala pinta keluarga kami.
Terimakasih ya Allah... Terimakasih.
Alhamdulilah sungguh nikmat yg kau beri ke keluarga kami.sangat berarti. Dan aq selalu bersyukur, sedikit pun dari Mu terasa besar bagi keluarga ini.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Langganan:
Postingan (Atom)